Letusan Gunung Agung Selasa, 21 November 2017 Pukul 17.05 WITA
Letusan Gunung Agung Selasa, 21 November 2017 Pukul 17.05 WITA | BPBD Bali
Rabu, 22 November 2017 16:16:24 WITA

     



Letusan Gunung Agung Selasa, 21 November 2017 Pukul 17.05 WITA

Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara. Letusan masih terus berlangsung. Masyarakat agar tetap tenang namun agar senantiasa mengikuti rekomendasi PVMBG dalam Status Level III (Siaga).

*Rekomendasi :*

1. Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah G. Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan- Baratdaya sejauh 7.5 km. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.
2. Jika erupsi terjadi maka potensi bahaya lain yang dapat terjadi adalah terjadinya hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya ke luar Zona Perkiraan Bahaya bergantung pada arah dan kecepatan angin. Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Oleh karena itu, diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini terutama dalam menentukan lokasi pengungsian.
3. Mengingat adanya potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) pada manusia maka diharapkan seluruh masyarakat, utamanya yang bermukim di sekitar G. Agung maupun di Pulau Bali, segera menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun pelindung mata sebagai upaya antisipasi potensi bahaya abu vulkanik.
4. Pemerintah Daerah beserta jajarannya maupun BNPB agar segera membantu dalam membangun jaringan komunikasi melalui telepon seluler (Grup WhatsApp) maupun komunikasi melalui radio terintegrasi untuk mengatasi keterbatasan sinyal telepon seluler di antara pihak-pihak terkait mitigasi bencana letusan G. Agung. Diharapkan agar proses diseminasi informasi yang rutin dan cepat dapat terselenggara dengan baik.
5. Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan agar terus mengikuti perkembangan aktivitas G. Agung secara rutin karena data pengamatan dapat secara cepat berubah sehingga upaya-upaya preventif untuk menjamin keselamatan udara dapat dilakukan.
6. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Agung yang tidak jelas sumbernya.
7. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang aktivitas G. Agung.
8. Masyarakat di sekitar G. Agungdan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti himbauan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota beserta aparatur terkait lainnya sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sehingga jika diperlukan upaya-upaya mitigasi strategis yang cepat, dapat dilakukan dengan segera dan tanpa menunggu waktu yang lama.
9. Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Oaerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi   G. Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas G. Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation.

*Sumber Data*
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Badan Geologi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA
21 November 2017 17:20 WIB, Martanto, S.T.

Letusan Gunung Agung Selasa, 21 November 2017 Pukul 17.05 WITA
Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara. Letusan masih terus berlangsung. Masyarakat agar tetap tenang namun agar senantiasa mengikuti rekomendasi PVMBG dalam Status Level III (Siaga).

Rekomendasi :
Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah G. Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan- Baratdaya sejauh 7.5 km. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.
Jika erupsi terjadi maka potensi bahaya lain yang dapat terjadi adalah terjadinya hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya ke luar Zona Perkiraan Bahaya bergantung pada arah dan kecepatan angin. Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Oleh karena itu, diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini terutama dalam menentukan lokasi pengungsian.
Mengingat adanya potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) pada manusia maka diharapkan seluruh masyarakat, utamanya yang bermukim di sekitar G. Agung maupun di Pulau Bali, segera menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun pelindung mata sebagai upaya antisipasi potensi bahaya abu vulkanik.
Pemerintah Daerah beserta jajarannya maupun BNPB agar segera membantu dalam membangun jaringan komunikasi melalui telepon seluler (Grup WhatsApp) maupun komunikasi melalui radio terintegrasi untuk mengatasi keterbatasan sinyal telepon seluler di antara pihak-pihak terkait mitigasi bencana letusan G. Agung. Diharapkan agar proses diseminasi informasi yang rutin dan cepat dapat terselenggara dengan baik.
Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan agar terus mengikuti perkembangan aktivitas G. Agung secara rutin karena data pengamatan dapat secara cepat berubah sehingga upaya-upaya preventif untuk menjamin keselamatan udara dapat dilakukan.
Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Agung yang tidak jelas sumbernya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang aktivitas G. Agung.
Masyarakat di sekitar G. Agungdan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti himbauan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota beserta aparatur terkait lainnya sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sehingga jika diperlukan upaya-upaya mitigasi strategis yang cepat, dapat dilakukan dengan segera dan tanpa menunggu waktu yang lama.
Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Oaerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi   G. Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas G. Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation.

Sumber Data:
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Badan Geologi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 
Updated: 21 November 2017, 18.20 WITA




  

Gempa Terkini
Peringatan Dini
  • 24 Februari 2018 | BaliPerlu diwaspadai potensi hujan lebat di wilayah Bali bagian Timur  dan potensi tinggi gelombang mencapai 2 meter atau lebih di Perairan Selatan Bali. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | BantenWaspada potensi gelombang tinggi di Selat Sunda bagian Selatan Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | DKI JakartaWaspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakbar, Jaksel dan Jaktim antara menjelang siang hingga sore hari. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | JambiWaspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Kab. Merangin, Kab. Sarolangun, dan Kab.Tebo. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | Jawa BaratWASPADA POTENSI HUJAN SEDANG HINGGA LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DAN PETIR/KILAT DI WILAYAH BOGOR, BANDUNG, SUBANG, SUKABUMI, KOTA BANDUNG, KAB. BANDUNG, CIANJUR, SUMEDANG, CIAMIS, MAJALENGKA,KOTA BANJAR, KUNINGAN, CIREBON, PANGANDARAN, TASIKMALAYA DAN GARUT PADA SIANG H
  • 24 Februari 2018 | Jawa TimurWaspadai Hujan dengan Intensitas Sedang hingga Lebat disertai Petir dan Angin Kencang Sesaat pada siang, sore atau malam hari di wilayah Batu, Jombang, Sidoarjo, Malang, Madiun, Pasuruan, Mojokerto, Kediri, Ponorogo, Blitar, Sidoarjo, Madiun, Kediri, Surabaya Selengkapny
  • 24 Februari 2018 | Kalimantan TengahWaspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kab/Kota. Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Palangka Raya dan sekitarnya. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | LampungWaspada potensi hujan lebat disertai petir di wilayah : LAmbar, Way Kanan, LAmpura, Tuba pada sore hari, dan potensi hujan lebat disertai petir di wilayah : LAmbar, Way Kanan, Lampura, Pesibar pada malam hari. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | Nusa Tenggara BaratWaspadai kenaikan tinggi gelombang yang mencapai ≥ 2.0 di Selat Lombok, Selat Alas, dan  Perairan Selatan NTB. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | Nusa Tenggara Timurwaspadai gelombang tinggi di wilayah Peairan NTT bagian Selatan hingga Barat potensi hujan disertai petir di wilayah ruteng dan sekitarnya Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | RiauWaspada hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Riau bagian Barat dan Selatan Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | Sulawesi TengahWaspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir di wilayah Kab/Kota : Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Buol, Tolitoli, Bangkep, Bangla, Banggai, Morowali, dan Morut. Selengkapnya→
  • 24 Februari 2018 | Sulawesi TenggaraHujan Lebat di prakirakan terjadi di wilayah Kota Kendari,Kolaka,Tirawuta,Unaaha,Wanggudu pada siang dan malam hari Selengkapnya→
selengkapnya
Prakiraan Cuaca
Berlaku: 27 October 2016 - 28 October 2016

Negara
Hujan Ringan 25 - 31 °C

Tabanan
Berawan 25 - 32 °C

Mangupura
Berawan 26 - 33 °C

Gianyar
Hujan Ringan 25 - 32 °C

Semarapura
Hujan Ringan 25 - 32 °C

Bangli
Hujan Ringan 24 - 31 °C

Amplapura
Berawan 25 - 32 °C

Singaraja
Hujan Ringan 25 - 32 °C

Denpasar
Berawan 26 - 33 °C

Kontak

telp: 0361 - 251177
fax : 0361 - 261238


pusdalopsbali@gmail.com

Statistik Portal
  • Pengunjung hari ini: 87
    Page view hari ini: 560

    Pengunjung website: 88983
    Page view website: 1271552
selengkapnya