Bali Mandara

Admin | 27-04-2017

Memahami makna ideal konsep Bali Mandara, harus secara utuh menyeluruh, dengan hati yang terbuka serta sama dalam cara berpikir. Karena Bali Mandara bukanlah hanya sebatas konsep, bukan pula sebatas impian atau cita-cita tentang wujud Bali dimasa depan. Tetapi lebih besar dari itu. Bali Mandara adalah Kekuatan Hidup ”The Power of Life”  dan Kemenangan Cara Berpikir”The Winning of Mind”. Bali Mandara sejatinya harus dibangun bersama, diwujudkan bersama-sama dan dirasakan nyata dalam suasana kebersamaan oleh seluruh Rakyat Bali. Ia tidak turun dari langit. Tetapi harus bersama-sama dirancang dengan rencana aksi, program dan strategi jitu yang bisa memastikan tindakan-tindakan kita kedepan berhasil, tidak sia-sia dan tidak menyimpang dari semangat keberhasilan sehingga Hambatan, Tantangan, Ancaman dan Gangguan (HTAG) dalam membangun dan mewujudkan Bali Mandara bisa diselesaikan dengan baik dan benar.
(oleh : Made Mangku Pastika, dalam Dialog Publik Setahun Bali Mandara, 2009)

Bali Mandara adalah Bali yang Agung, Bali yang Besar sekaligus Suci, juga Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera masyarakatnya sepanjang masa. Keagungan, Kebesaran dan Kesucian Bali itu, sejatinya adalah entitas dan identitas Bali yang sesungguhnya milik Rakyat Bali, sejak zaman dulu hingga ke generasi turun temurun. Ia bervibrasi spiritual dan kontekstual pada segenap jengkal tanah Bali yang suci, kuat dalam tradisi dan memiliki ruang pengharapan yang indah, bagi setiap insan manusia yang mencintai kebaikan dan kebenaran hidup di bumi ini. 

Bali yang Maju, sejatinya adalah Bali yang terus bergerak dinamis sesuai dinamika perkembangan hidup masyarakat dunia, yang tetap menjunjung tinggi kesucian dan keikhlasan diri demi tegaknya dharma.   Bali yang Maju juga punya makna meningkatnya kualitas daerah dan kualitas hidup Masyarakat Bali sebagai Daerah Tujuan Wisata handal yang berkharisma, religius, unik serta modern, menurut ukuran dan tuntunan nilai-nilai universal, serta tidak menyimpang atau bertentangan dengan nilai-nilai Agama Hindu dan Adat Istiadat Bali. Bali yang maju dan modern ini, adalah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan peradaban masyarakat Bali yang berada diperkampungan dunia global yang terbuka.

Bali yang Aman, adalah Bali yang ”dabdab”, teratur sekala dan niskala. Memiliki keseimbangan korelasi kebutuhan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, hubungan manusia dengan alamnya, serta hubungan manusia dengan Tuhannya sejalan dengan konsep filosofi Tri Hita Karana. Bali yang Aman, adalah juga terhindar dari ancaman intervensi Virus-virus Ideologi yang bertentangan dengan Tri Hita Karana seperti : terorisme, anarkisme dan virus non tradisional lainnya yang mewarnai zaman kali. 

Bali yang Damai, adalah Bali yang diselimuti atmosfer kesejukan hidup lahir bathin serta selalu dalam kondisi ”tis” dan kondusif. Bali yang Damai juga menggambarkan komunitas Masyarakat Bali baik di perkotaan maupun pelosok pedesaan, sangat kental dengan suasana ”briyag-briyug”, ”pekedek pekenyem”, sebagai indikator optimis dan antusias Masyarakat Bali menatap masa depan yang menjanjikan. 

Bali yang Sejahtera, adalah Bali yang ”sukerta sekala niskala” sebagai diperolehnya kemajuan, keamanan dan kedamaian yang sejati. Artinya, segala aspek kejadian yang bervibrasi spiritual dan kontekstual potensial menyebabkan Daerah dan Masyarakat Bali maju, aman serta terasanya kedamaian, akan mengantarkan Daerah dan Masyarakat Bali pada kesejahteraan hidup sepanjang masa.

Profile

Dewa Made Indra

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali

Website ini merupakan sarana untuk memberikan informasi kebencanaan yang ada di seluruh Provinsi Bali, informasi peringatan dini, pengetahuan dan upaya penanggulangan bencana serta sharing kinerja dan kegiatan Pusdalops PB BPBD Provinsi Bali kepada masyarakat luas.

Artikel

  • Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Tahun 2014-2018

    Rencana Strategis (Renstra) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Tahun 2014-2018 disusun dengan sistimatika sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN [Download] 1.1 Lat

  • Peta Evakuasi Tsunami

    Guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat berisiko terhadap bahaya Tsunami, dibuatlah Peta Evakuasi Tsunami yang disusun bersama-sama oleh wakil pemerintah daerah (Provinsi dan Kab/kota), sektor swas

  • Bali Mandara

    Memahami makna ideal konsep Bali Mandara, harus secara utuh menyeluruh, dengan hati yang terbuka serta sama dalam cara berpikir. Karena Bali Mandara bukanlah hanya sebatas konsep, bukan pula sebatas i